Seorang wanita Arab Saudi berani menawarkan uang sejumlah 5 juta riyal atau setara dengan Rp 12 triliun kepada kaum lelaki yang bersedia menikahinya.
Keinginan tersebut dipublikasikan dalam sebuah majalah lokal berbahasa Arab, Roa. Ia mengatakan kepada pelamar yang berminat untuk mengirimkan lamarannya via e-mail atau fax. "Pelamar harus meninggalkan nomer teleponnya sehingga sang wanita bisa menghubunginya jika ia setuju untuk menikah," tulis majalah tersebut yang dilansir dari bikyamasr, Minggu (15/04/2012).
Dalam keterangannya, wanita yang tidak disebutkan namanya mengatakan tidak peduli jika suaminya kelak tidak mencintai dirinya dan hanya tertarik pada uangnya. Namun yang terpenting, ia memberikan syarat agar sang pria menghargai perkawinan dan menjalankan tugasnya sebagai kepala rumah tangga.
Jepang selalu belajar. Gempa bermagnitud 9 yang mengguncang Jepang pada 11 Maret 2012 lalu menunjukkan bahwa pertahanan yang telah diupayakan seperti dinding laut ternyata tak cukup. Rancangan baru pun diusulkan.
Keiichiro Sako dari Sako Architechts di Tokyo merancang sebuah kawasan tepi pantai yang anti tsunami. Kawasan ini bisa dikatakan sebuah pulau buatan yang letaknya lebih tinggi dari daerah sekitarnya, dinamai "Sky Village" atau Kampung Langit.
Rencananya, rancangan kawasan tersebut akan diwujudkan di kawasan Tohoku, timur laut Jepang, yang tahun 2011 lalu dihancurkan gempa. Meskipun terdengar seperti mimpi, Sako yakin rancangannya bisa diwujudkan.
"Saya ingin menawarkan cara agar orang dapat tetap hidup dan bekerja
Perusahaan perlindungan data, ExactTrak Ltd, berhasil menciptakan sebuah perangkat layaknya agen mata-mata Inggris, James Bond. Alat itu adalah sebuah flashdisk yang bisa diledakkan dari jarak jauh.
Dilansir harian Daily Mail, Selasa 17 April 2012, flashdisk yang diberi nama Guardian bisa dilacak melalui GPS jika terpisah dari pemiliknya. Tak hanya itu, flashdisk ini bisa diledakkan dari jarak jauh.
Flashdisk ini menggunakan chip memory terenkripsi dan kartu SIM. Jika ada informasi sensitif di flashdisk, kemudian flashdisk ini hilang atau dicuri, pemiliknya bisa menghancurkannya atau melacaknya dari jarak jauh.
"Pengawasan lokasi dan layanan keamanan data bisa dikirim melalui akses aman pada platform pengawasan kami yang ada di Fujitsu Global Cloud Platform," tulis perusahaan ini di situsnya.
Untuk mendapatkannya flashdisk yang memiliki ukuran sedikit lebih besar dari flashdisk pada umumnya itu, pengguna cukup mengeluarkan uang 25 pound sterling atau sekitar Rp365 ribu per bulan.